Ulasan Film "5 DAYS OF WAR"

 

ULASAN FILM

5 DAYS OF WAR


Film 5 Days of War ialah film yang berkisah tentang kerja jurnalis pada masa perang. Film ini disutradarai oleh Renny Harlin rilis pada tahun 2011 dan diproduksi oleh studio Anchor Bay Entertainment. Naskah film 5 Days of War ditulis oleh Mikko Alanne dan David Battle. Film yang berdurasi 120 menit ini merupakan film yang diangkat dari kisah nyata yang menceritakan tentang perjuangan jurnalis Amerika yaitu Thomas Anders, juru kamera Sebastian Ganz dan seorang wanita lokal yaitu Tatia Meddevi yang tertangkap di wilayah musuh dan berada di tengah konflik yang menegangkan. Mereka bertekad untuk tetap bertahan hidup agar dapat mengabarkan pada dunia tentang kekejaman Rusia terhadap jajahannya yaitu Georgia.

Perang antara Rusia dan Republik Georgia itu terjadi pada tahun 2008 dan berlangsung selama 5 hari. Thomas bertekad untuk meliput situasi perang tersebut, meski ia sadar hal itu berbahaya dan penuh resiko termasuk kematian. Pada tahun 2007, rekan Thomas sesama jurnalis tidak dapat diselamatkan ketika berusaha meliput situasi perang di Irak. Meskipun begitu, Thomas tetap kukuh melakukan liputan agar kondisi yang sedang terjadi dapat ia sampaikan pada seluruh dunia.

Hal itu bermula setelah setahun perang Irak terjadi. Thomas berangkat menuju Georgia setelah menerima kabar dari salah satu rekannya. Thomas tidak sendiri, melainkan berangkat dengan juru kamera yaitu Sebatian Ganz. Sebelum tiba di wilayah yang rawan konflik bersenjata itu, mereka mempelajari banyak hal tentang Georgia. Setelah Thomas dan Sebastian tiba di Georgia, mereka terperangkap dalam baku tembak dan serangan udara saar konflik semakin memanas. Tetapi berkat bantuan Tatia dan seorang tentara Georgia yakni Rezo Avaliani, mereka berhasil lolos dari konflik yang sangat menegangkan tersebut.

Rezo Avaliani ternyata seorang tentara yang juga pernah membantu Thomas saat berada di Irak satu tahun lalu. Keberadaan Rezo membuat rencana Thomas bertambah, ia berencana meliput kekejaman yang dilakukan Rusia kepada Georgia. Setelah Thomas berhasil merekam kejadian tersebut, pihak Rusia mengetahui aksinya dan berusaha untuk mengagalkan aksi Thomas. Semua fakta ada di tangan Thomas dan mengabarkan kebenaran ini pada dunia bukanlah suatu hal yang mudah. Rusia tidak ingin kabar ini tersiar, sementara dunia masih disibukkan dengan liputan olimpiade Beijing yang sepertinya hal tersebut lebih menyita perhatian.

Menurut saya film ini sangat heroik dan menegangkan, disertai dengan alur yang begitu progresif saat mendekati akhir film. Kita dapat dibuat tegang ketika hampir tidak ada waktu yang tersisa lagi untuk mengabarkan hasil investigasi itu ke seluruh dunia. Akan tetapi, dalam film ini juga terdapat sisi kelemahan yaitu propaganda Georgia yang cukup kental dan politik yang telalu didramatisir. Namun meskipun begitu, film yang mengusung tema jurnalis ini sangat cocok untuk ditonton dan dapat menjadi inspirasi bagi para jurnalis.

Oleh : Keren Pujaning Jati/ A310190120

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Cindelaras Putra Raja Janggala