Feature News

 

Suasana Waduk Nglangon di Grobogan Seusai Pandemi


Pandemi Covid-19 yang muncul pada tahun 2019 memanglah sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat, mulai dari segi perekonomian, pendidikan, hingga pariwisata. Semua mengalami penurunan yang sangat signifikan. Dari segi pariwisata misalnya. Banyak tempat pariwisata yang terpaksa tutup dikarenakan pandemi ini.

Salah satu destinasi wisata yang terkena imbasnya yaitu Waduk Nglangon yang berada di Kradenan, Kab. Groboan, Jawa Tengah. Tempat wisata ini sepi pengunjung. Event-event yang biasa rutin digelar, semuanya dihentikan sejak PPKM dimulai. Pasar rakyat yang biasa digelar saat weekend, sudah tidak diselenggarakan lagi sejak dua tahun terakhir. Kemudian pertunjukan kesenian yang biasa digelar di hari-hari tertentu juga sudah tidak diselenggarakan lagi.

Namun, setelah pandemi Covid-19 mulai mereda dan sudah bebas dari PPKM, semua berangsur pulih. Fasilitas-fasilitas wisata di Waduk Nglangon mulai dibuka kembali. Event-event yang saat pandemi tidak diselenggarakan, kini sudah mulai diselenggarakan kembali. Pada hari sabtu dan minggu, pasar rakyat diselenggarakan kembali. Pasar yang dibuka pagi hari hingga menjelang siang ini menjual berbagai macam jajanan khas dan tradisional, seperti gethuk, pecel, dan masih banyak jajanan lain. Kemudian pertunjukan kesenian seperti Reog, sudah kembali diselenggarakan.

Destinasi Wisata Waduk Nglangon, sebuah penampungan air yang selesai di bangun pada tahun 1914 ini, kini kembali dipadati pengunjung untuk berfoto di spot foto yang disediakan dan menikmati pemandangan. “Suka foto-foto di sini, karena tempatnya instagramable, apalagi saat senja datang, bagus banget buat foto. Lagian sudah lama tidak ke sini karena Covid” ujar Novi, salah satu pengunjung Waduk Nglangon. Memang landscape hamparan air yang begitu luas menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang berkunjung kesini. Berfoto ria dengan menjadikannya background saat berswafoto akan membuat hasil jepretan semakin menakjubkan.

Wisata di Grobogan ini menyuguhkan panorama indah dengan pemandangan asyik dan burung-burung yang berterbangan dengan indahnya. Ragam jenis burung dapat temukan disini, mulai dari Elang, alap-alap, Bondol Peking, Dederuk Jawa dan lain sebagainya. Tidak jauh dari waduk akan terlihat hutan jati. Pemandangan hutan jati ini menambah kesan alami dan asri, sehingga tampak lebih indah.

Para pengunjung sangat ramai, apalagi saat hari libur tiba. Untuk tiket masuk, pengunjung tidak harus merogoh kocek terlalu dalam. Sebab wisata alam Grobogan satu ini sangatlah ramah di kantong wisatawan. Cukup dengan membayar Rp. 5.000 saja sudah bisa masuk dan jalan-jalan serta menikmati panorama yang tersaji. Harga tiket masuk Waduk Nglangon yang ekonomis menjadi salah satu sebab mengapa tempat ini tak pernah sepi sebelum merebaknya Covid-19. “Harga tiket murah, juga sudah bisa berfoto di spot foto yang ada di dalam juga,” ujar salah satu pengunjung Waduk Nglangon. Setelah pandemi usai pun, harga tiket tidak berubah. Pengunjung kembali menikmati wisata ini dengan harga tiket yang sama seperti sebelum pandemi.

Untuk fasilitas yang disediakan di Waduk Nglangon ini cukup banyak dan telah dibuka kembali, di antaranya yaitu area parkir kendaraan wisata, spot foto menarik, camping area, pusat permainan anak-anak, warung jalanan, wahana permainan air, toilet, taman bunga, gazebo, penyewaan perahu bebek, dan lainnya.

Para pengunjung yang datang memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada di Waduk Nglangon. Hal ini membuat para pelaku usaha di Waduk Nglangon ini kembali tersenyum. Sebab dua tahun terakhir para pedagang, tukang parkir, tukang sewa perahu bebek dan mainan anak-anak, tidak bisa mencari nafkah seperti pada hari-hari sebelum pandemi berlangung. “Senang sudah banyak pengunjung yang datang lagi, saya bisa mencari nafkah dengan jualan di sini (Waduk Nglangon) lagi,” tutur salah seorang penjual makanan di Waduk Nglangon.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Cindelaras Putra Raja Janggala