Kemeriahan Kirab Jerami Nusantara di Desa Banjarejo Grobogan
Kemeriahan Kirab Jerami Nusantara di Desa Banjarejo Grobogan
Sepanjang jalan mulai dari Dusun Ngrunut hingga lapangan Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, dipadati oleh masyarakat baik yang mengikuti ataupun sekadar menyaksikan kirab Jerami Nusantara pada Jumat, 23 September 2022. Masyarakat Desa Banjarejo, arak berbagai patung berbentuk binatang, dewa-dewi, kendaraan, dan aneka bentuk lainnya yang terbuat dari Jerami, start dari Dusun Ngrunut sampai finish lapangan Desa Banjarejo. Kirab Jerami Nusantara dilakukan H-7 menuju festival Jerami Banjarejo dimulai.
Festifal Jerami Banjarejo ( FJB ) 3 akhirnya kembali digelar tahun ini, ada 23 patung dari bahan jerami yang siap dipamerkan di lapangan Desa Banjarejo. Salah satu patung yang dibuat adalah patung Dewi Sri. Patung itu paling besar dibandingkan patung-patung yang lain. Patung itu memiliki tinggi 7 meter dan lebar 2,5 meter.
Ahmad Taufik selaku Kepala Desa Banjarejo mengatakan bahwa FJB 3 ini
merupakan event tahunan. Tahun ini merupakan tahun ketiga. Karena festival itu,
Desa Banjarejo ditetapkan sebagai Desa Wisata,dengan tema Nusantara. “Maka kami
menghadirkan patung-patung berbentuk sesuatu yang berhubungan dengan pra
sejarah, zaman purba, masa penjajahan, hingga masa kerajaan nusantara.” ungkap Ahmad
Taufik.
Kegiatan itu menjadikan jerami dari hasil petani desa setempat untuk
dikelola menjadi karya seni. Seperti pembuatan patung fosil, binatang,
dewa-dewi, hewan, kendaraan, dan aneka bentuk lainya. Pembuatannya dilakukan
warga sendiri. Dibagi per kelompok, sesuai masing-masing dusun.
Rencananya FJB 3 ini dibuka Jumat, 30 September 2022 oleh Bupati
Grobogan, Sri Sumarni. Dilanjutkan hiburan yaitu penampilan penyanyi yaitu Abah
Lala. Kemudian hiburan lainnya, Sabtu, 1 Oktober ada penampilan barongan Demak
Joyokusumo, Musik Jalanan Purwodadi Feat Dinda Teratu dan penyanyi yang sedang
naik daun yaitu Maulana Ardiansyah.
Acara berikutnya, Minggu, 2 Oktober diisi dengan parade reog 200
personel dan malam harinya ada Farel Prayoga penembang lagu Ojo Dibandingke di
hadapan presiden RI Jokowi saat upacara kemerdekaan RI. Selanjutnya, Senin, 3
Oktober mulai pagi ada festival barongan, angklung Godan dan malam harinya ada
hiburan Warastra Dedangduters.
Acara lainnya pada Selasa, 4 Oktober ada Sulap dan Badut, dan malamnya
ada keroncong Muda Saputra. Rabu, 5 Oktober ada karawitan, Dangdut Ragasa dan
malam harinya ada artis ibu kota Liberty (Duo Mletre). Kamis, 6 Oktober ada
penampilan barongan, Javansa dan Cakrawala FT Difarina Indra. Jumat, 7 Oktober
ada lomba mewarnai, parade band, tari topeng ireng, geculan bocah sureng dan
Sabtu 8 Oktober ada hiburan barongsai, little tones dan artis ibu kota Evan
Loos dikenal dengan lagu Full Senyum Sayang. Hari terakhir pada minggu, 9
Oktober ada hiburan dari Damara De dan ditutup dengan Ngaji Budaya.
Semoga dengan diadakannya kirab dan festival seperti ini, dapat menjadikan
daerah Banjarejo menjadi desa yang maju dan menjadi inspirasi bagi desa-desa
lain untuk melakukan kegiatan positif seperti ini. Melihat dari Festival Jerami sebelumnya,
memang banyak warga yang tertarik untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Selain
dapat memajukan dan menjadi daya tarik desa Banjarejo, Festival Jerami ini
dapat menambah penghasilan masyarakat sekitar, salah satunya para pedagang yang
bisa meraup hasil yang lebih dari biasanya. Sebab pengunjung tidak hanya dari
daerah Banjarejo, namun juga dari daerah lain.

Komentar
Posting Komentar