Jelang Muktamar ke-48 Muhammadiyah: Hotel di Solo Raya Panen Cuan
Jelang
Muktamar ke-48 Muhammadiyah: Hotel di Solo Raya Panen Cuan
Seperti yang telah kita
ketahui, Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah akan digelar di Surakarta,
pada 18-20 November 2022 M bertepatan pada 23-25 Rabiulakhir 1444 H. Pada tanggal
18 November Sidang Tanwir, malam harinya acara Mangayubagyo di Edutorium UMS. Pembukaan
perhelatan Muktamar Muhammadiyah ini akan dilakukan pada 19 November 2022 di
Stadion Manahan, Solo. Muktamar merupakan permusyawarahan tertinggi di
Muhammadiyah. Selain momen regenerasi, Muktamar juga merupakan momen
silaturahmi dan kolaborasi warga persyarikatan. Sudah jelas Muktamar
Muhammadiyah ini diikuti oleh ribuan orang perwakilan dari berbagai wilayah dan
daerah, juga dimeriahkan oleh warga Muhammadiyah se-Indonesia bahkan dunia.
Muktamar Muhammadiyah ini
diperkirakan akan dihadiri sekitar 3 juta orang. Bukan hal mustahil, jika
seluruh hotel di Solo Raya penuh pada saat perhelatan Muktamar berlangsung. Muktamar
Muhammadiyah yang digelar di Surakarta tahun ini memang memberikan dampak yang
besar bagi perekonomian warga Solo dan sekitarnya, termasuk restoran, hotel
maupun guest house serta homestay untuk tempat penginapan bagi peserta ataupun
tamu Muktamar.
Mulai dari hotel kelas
melati sampai hotel bintang 5. Saat ini, hampir seluruh hotel bintang 5,
bintang 4, bintang 3 dan di bawahnya telah habis dipesan pada periode kegiatan
tersebut. Lokasi muktamar sendiri bakal berlangsung di sejumlah tempat di
sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yakni Edutorium di
wilayah Solo, Gedung Siti Walidah di Kartasura Sukoharjo dan De Tjolomamadu
Karanganyar.
Pejabat Humas Perhimpunan
Hotel dan Restoran (PHRI) Solo Sistho A Srestho mengatakan, kapasitas jumlah
kamar hotel di Solo dan sekitarnya hanya sebanyak 7 ribu kamar. Jumlah itu
tidak mampu menampung seluruh penggembira maupun tamu muktamar. Sistho menyebut
total 7 ribu kamar terdiri dari berbagai tipe klasifikasi hotel di Solo dan
sekitarnya. Baik hotel berbintang maupun tidak berbintang namun belum termasuk
guest house dan homestay.
"Peserta muktamar
memang 7-10 ribu orang saja, tapi banyak juga tamu pendamping dan penggembira
yang juga akan hadir ke event tersebut. Totalnya hingga 3 juta orang ,kalau
seperti ini tidak hanya hotel-hotel Ring 1 lokasi event saja yang penuh, tapi
semua hotel di Solo dan sekitarnya bahkan hotel di kota tetangga bakal ikut
kecipratan karena keterbatasan hotel di Solo dan sekitarnya,” kata Sistho
Sistho yang juga General
Manager The Alana Hotel and Conventions Center mengaku hotelnya sudah penuh
reservasi untuk periode Mukhtamar. Sebesar 80 persen sudah terbooking sisanya
masih di cadangkan untuk tamu walk in saat hari H.
Hotel yang digunakan
menginap peserta Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ada 29 hotel berbintang dan
wisma di wilayah Solo Raya, baik yang berada di Kota Surakarta, Kabupaten
Karanganyar, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Sukoharjo.
Hotel-hotel berbintang
tersebut ada yang dekat dengan tempat pelakanaan Muktamar Muhammadiyah di
Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS seperti Alana, Lor In dan Lor In Syariah. Ada
pula hotel dan wisma yang dekat dengan pelaksanaan Muktamar Aisyiyah di GOR UMS
di Kampus 2 seperti Hotel Multazam dan Wisma Assalam.
Selain itu ada pula
hotel-hotel yang berada di dekat lokasi pembukaan Muktamar yaitu Stadion
Manahan Solo seperti Hotel Zest yang berada persis di seberang jalan sisi
selatan dengan Stadion Manahan. Hotel-hotel lain yang juga sudah dibooking
panitia penerima sebagai tempat menginap peserta muktamar adalah Sunan hotel,
Adhiwangsa, Grand HAP, Diamond Hotel, Megaland, Aston, Salaview, Red Planet,
Solia Zigna, Pop Hotel, Grand Sae, Riyadi Palace, Sahid Jaya, Swissbell
Tirtonadi dan Front One Bandara.
Selain hotel-hotel besar
yang sudah dapat dikatakan full booking, penginapan kelas menengah ke bawah pun
juga kecipratan dampaknya. Misalnya seperti salah satu Guest House Omah Manahan
yang terletak di Jalan Moh. Husni Thamrin No. 51 Manahan, Banjarsari, Solo.
Letaknya yang sangat strategis, dekat dengan venue pembukaan Stadion Manahan
dan berbagai perbelanjaan Kota Solo. Guest House tersebut juga telah full
booking untuk keperluan muktamar. Hal itu dikarenakan terbatasnya kapasitas
hotel di Solo, jadi tamu merambah ke guest house atau homestay juga. Penjaga
penginapan, Catur (30) mengatakan, adanya Muktamar yang dihelat 18-20 November
memberikan dampak signifikan pada pemesanan.
Selain hotel, guest
house, dan homestay di Solo Raya, dampak perhelatan Muktamar Muhammadiyah ini
juga merambah di kota tetangga, seperti Semarang danYogyakarta. Diketahui ada
peserta ataupun tamu Muktamar yang juga memesan hotel di sana. Hal itu
disebabkan hotel di Solo Raya sudah penuh di booking saat Muktamar berlangsung.
Dengan demikian, mereka mencari kota terdekat dengan Solo agar memudahkan
mereka untuk menghadiri acara tersebut.

Komentar
Posting Komentar